Michael Schindhelm’s docu-fiction film ROOTS akan segera diputar di berbagai lokasi di Bali. Film ini mengangkat kisah perjalanan Walter Spies, seorang seniman Jerman yang sejak awal abad ke-20 memainkan peran penting dalam perkembangan seni modern Bali. Spies dikenal sebagai sosok yang menjembatani seni tradisional Bali dengan dunia internasional, memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Bali kepada masyarakat global.
Sejak kedatangannya di Bali pada tahun 1923, hingga akhirnya menetap di Ubud pada 1927, Walter Spies membangun hubungan yang sangat erat dengan budaya lokal. Ia tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga mentor dan inovator yang berkontribusi besar pada perkembangan seni dan tari di Bali, termasuk pengembangan Tari Kecak yang kini menjadi salah satu ikon seni pertunjukan Bali.

Photo: Kulturstiftung Basel H. Geiger | KBH.G
Film ini disutradarai oleh Michael Schindhelm, seorang sineas dan kurator asal Jerman-Swiss yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia seni dan budaya. Schindhelm membawa pengalaman luasnya dalam menggarap berbagai proyek seni dan dokumenter internasional, termasuk karya-karya yang berhasil menggabungkan narasi seni dengan isu-isu kontemporer penting. Melalui pendekatan sinematik yang memadukan arsip langka dan wawancara ahli, film ini berhasil menggambarkan kompleksitas kehidupan dan kontribusi Walter Spies secara mendalam.
Michael Schindhelm mengatakan, “Pameran Roots dan film dokufiksi dengan nama yang sama dimaksudkan sebagai proyek memori kolektif yang membahas aspek penting dari sejarah pascakolonial Bali: pengaruh budaya modern Barat terhadap tradisi budaya Bali. Sejarah kompleks Walter Spies di pulau ini dan dampak lanjutannya pada transformasi Bali menjadi destinasi pariwisata global dipahami sebagai ‘warisan bersama’. Bersama para pelaku budaya Bali saat ini, Roots berupaya menempatkan warisan yang ditinggalkan oleh Walter Spies dalam konteks sejarahnya sekaligus memahami signifikansinya bagi perkembangan Bali masa kini.”
Jadwal Pemutaran Film
ROOTS akan diputar secara gratis di beberapa tempat berikut:
- 21 Mei — Kulidan Kitchen & Space, Gianyar
- 25 Mei — Museum ARMA, Ubud
- 27 Mei — Taman Baca Kesiman, Denpasar
- 3 Juni — STIKOM Bali, Denpasar
- 8 Juni — Uma Seminyak (dilengkapi dengan sesi diskusi)
- 14 Juni — Museum ARMA (acara penutupan dan pengumuman pemenang lomba resensi)

Pemutaran film ini akan ditutup dengan sesi pemutaran khusus dan acara penyerahan penghargaan bagi para pelajar yang memenangkan lomba resensi pada 14 Juni di Museum ARMA.
Lomba Resensi Film untuk Pelajar
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Niskala Studio dan KBH.G Switzerland menyelenggarakan lomba resensi film ROOTS untuk pelajar SMA/SMK dan sederajat di Bali. Lomba ini bertujuan mendorong generasi muda untuk mengenal lebih dalam warisan budaya Bali serta mengasah kemampuan kritis dan kreatif mereka melalui penulisan resensi.
Pendaftaran dibuka mulai 20 April hingga 20 Mei 2025 melalui link berikut ini bit.ly/LombaResensiROOTS, dengan batas pengumpulan karya pada 1 Juni 2025. Pemenang akan diumumkan dan menerima hadiah menarik pada acara penutupan tanggal 14 Juni di Museum ARMA, Ubud.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menelusuri warisan budaya Bali melalui lensa seorang seniman besar sekaligus mengembangkan kemampuan menulis Anda.
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran lomba, hubungi:
Email: rootsfilmbali@gmail.com
Telepon: +62 811 2003 101 (Yumi)
Seluruh rangkaian acara ini terbuka untuk umum dengan biaya masuk gratis.
Saksikan ROOTS – Walter Spies’ Journey in Bali, 24 Mei –14 Juni 2025.

